Mengenal Puisi dan Ciri-Cirinya
Modul Kelas IV
Kelas 4 Mengenal Puisi dan Ciri-Cirinya
Belajar Dari Rumah !
Nama : Anfrida
Siska Kwen_201134101
Verena Cici Memori_201134092
Kelas : 4D
Fakultas ilmu Keguruan
dan Pendidikan Pendidikan
Guru Sekolah Dasar Universitas Sanata Dharma Yogyakarta
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur saya panjatkan kepada Tuhan yang Maha Esa,
atas berkat dan rahmat-Nya, sehingga saya dapat menyelesaikan Modul Bahasa
Indonesia untuk siswa kelas 4 sekolah dasar. Modul ini disusun kurikulum 2013
yang dimana peserta didik menjadi pusat kegiatan belajar. Pada modul ini
terdapat materi serta latihan soal yang terkait dengan materi yang ada didalam
modul. Modul Bahasa Indonesia ini membahas tentang “ Puisi”
Masih banyak kekurangan dalam penyusunan modul ini, maka
dari itu saya mengharapkan kritik, saran serta solusi demi memperbaiki dan
menyempurnakan modul ini.
Saya mengucapkan terimah
kasih dan semoga
modul ini dapat bermanfaat bagi kita
semua,khususnya para peserta didik.
Yogyakarta, 28 Maret 2022
Sebelum belajar, ikutilah petunjuk dibawah ini !
1. Berdoalah sebelum
memulai belajar.
2. Kerjakan sesuai dengan petunjuk yang diberikan.
3. Bertanyalah kepada orang disekitarmu jika ada yang belum dipahami.
4. Hubungilah gurumu bila mengalami kesulitan dalam memahami bahan belajar mandiri ini.
SELAMAT BELAJAR
BUKU PEMILIK MODUl
Nama : ..........................................................................................
|
Kompetensi Dasar |
|
3.6 Menggali isi dan amanat
puisi yang disajikan secara lisan dan tulis dengan tujuan
untuk kesenangan |
|
Indikator |
|
3.6.1 Mengidentifikasi dan memahami ciri ciri puisi
dengan benar |
|
3.6.2 Menjelaskan isi dan amanat
puisi dengan baik
dan benar |
|
Tujuan Pembelajaran |
|
3.6.1.1 Melalui kegiatan mengamati dan berdiskusi peserta didik mampu mengidentifikasi ciri-ciri puisi |
|
3.6.1.2 Dengan mendengarkan dan membaca puisi peserta didik dapat membuat kesimpulan, dan menyajikan hasil
pengamatan tentang ciri-ciri puisi |
MENGENAL PUISI DAN CIRI-CIRINYA
Pada
materi kali ini kita akan mengenal “Puisi”.
nah! Teman-teman pasti pernah membaca
sebuah teks puisi atau membawakan sebuah puisi.
Puisi adalah karya sastra hasil ungkapan
pemikiran dan perasaan
penyair yang disusun dalam
bentuk larit dan bait.
KEGIATAN 1
Pada unit ini kita akan membahas
tentang puisi dan ciri-cirinya
Puisi adalah salah satu bentuk karya sastra yang
menggunakan kata-kata, irama aadan rima sebagai media penyampaian untuk
mengekspresikan perasaan dan pemikiran penyair, menciptakan ilusi dan imajinasi
serta dapat diubah dalam bentuk bahasa yang memiliki kesan yang mendalam.
Ciri- ciri Puisi
Bagian-bagian Puisi
Cita-cita
Aku ingin menjadi seorang guru
Guru adalah pejuang ilmu di garis depan
Guru tanpa pamrih berbagi ilmu
Aku akan berusaha mencapai cita-cita
Tak kan lelah aku mencari ilmu
Tak kan aku berpangku tangan saja
Irama dan Rima,
irama merupakan keselaran
bunyi yang ada pada puisi. Rima atau sajak adalah
persamaan bunyi yang ada dalam baris-baris puisi
1.Sajak silang
(a-b-a-b)
2. Sajak Pasangan
(a-a-b-b)
Ayo Berlatih!
Bagaimna perasaan anda saat ini? senangkah atau sedihkah? Mari curahkan perasaan anda kedalam bentuk puisi bebas.
Ayo Kerjakan !
Gambarkan suasana kelas doatas dalam satu bait puisi lalu kumpulkan kepada gurumu!
KEGIATAN 2
Memahami makna puisi : mempelajari dan membaca puisi untuk dapat memahami makna sehingga mampu mengajak pendengar terhanyut ke dalam puisi yang dibawakan.
Jenis-Jenis Makna Puisi :
1. Makna lugas : makna yang sebenarnya, disampaikan secara jelas
2. Makna kias : makna yang melambangkan sesuatu, ditujukan utnuk membangun imajinasi
Amanat, pesan atau nasihat merupakan kesan yang ditangkap pembaca atau pendengar setelah membaca atau mendengar puisi.
Amanat dirumuskan sendiri oleh pembaca
atau pendengar.
Sikap dan pengalaman pembaca
sangat berpengaruh terhadap
amanat puisi. Langkah-langkah
menentukan amanat dari sebuah puisi :
1. Membaca puisi secara berulang-ulang
2. Mengartikan kata-kata yang sulit dimengerti
3. Merangkai kata-kata menjadi sebuah kalimat yang runtut
Ayo Berlatih
Ayo berlatih
membaca puisi berjudul
“Guru Pahlawanku” ingatlah
hal-hal yang perlu
diperhatikan dalam membaca puisi, agar pendengar bisa menikmati puisinya.
Guruku Pahlawanku
Andai kata matahari tiada Dunia akan beku dan bisu
Pelangi
tiada akan pernah terpancar Kehidupan tiada akan pernah terlaksana Disaat titik kegalauan
menghampiri Terlihat setitik cahaya yang kami cari Yang nampak dari sudut-sudut
bibirmu Dan gerak-gerik tubuhmu
Engkau
sinari jalan-jalan kami yang buntu Yang
hampir menjerumuskan masa depan kami Engkau terangi kami dengan lentera ilmu mu
Yang tiada akan pernah sirna di terpa angin usia
Setelah membaca puisi diatas, coba jawab pertanyaan dibawah ini !
1. Bagaimana makna puisi diatas menurut anda?
2. Tema puisi tersebut adalah?
3. Selain pada guru, siapa lagi pahlawan bagi anda?
4. Apa makna yang tersirat pada bait pertama penggalan puisi diatas?
5. Amanat apa yang terkandung dalam puisi tersebut ?
KEGIATAN 3
1. Bahasa dan Makna Puisi
Bahasa Puisi: mengandung makna tersembunyi dan cenderung imajinatif.
- Bahasanya singkat, padat dan bermakna
-Menggunakan gaya bahasa/majas
- Memiliki rima yang menambah keindahan, memberikan efek musikal, dan memberi kesan sehingga puisi mudah diingat
-Menggunakan pilihan yang tepat, sesuai dengan tema yang disampaikan, agar mudah diingat, diindah/dibaca, dan dan menciptakan keguman
- Tidak selamanya menggunakan kata kisasan, ada kalanya menggunakan kata bermakan lugas. Semua bergantung pada tema puisi yang dibuat.
2. Jenis-jenis Majas (Gaya Bahasa ) dalam puisi :
1. Personifikasi: membuat suatu benda mati seakan berperilaku seperti manusia. Contoh: Pucuk-pucuk teh yang menggeliat
2. Metafora: menjadikan suatu benda memiliki sifat baru di luar kebiasaan. Contoh: Batang usiaku sudah tinggi.
3. Pengulangan (Repetisi): penjajaran beberapa kata, frasa, atau kalimat yang sama. Contoh: Tak perlu sedu sedan itu.
4. Hiperbola: pernyataan yang berlebihan untuk memperhebat, meningkatkan kesan, dan daya pengaruh. Contoh: Pekik merdeka berkumandang di angkasa.
5. Litotes: kebalikan hiperbola, mengecilkan atau mengurangi keadaan sebenarnya. Contoh: Aku bukanlah manusia yang berada. (padahal aslinya berada, digunakan untuk merendah)
6. Ironi: menyatakan makna yang bertentangan untuk mengolok- olok/menyindir. Contoh: Bagus benar kelakuanmu, adikmu sendiri kau sakiti
Refleksi
1. Senangnya belajar hari ini dan aku telah belajar:......................
2. Nilai-nilai baik yang telah aku pelajari hari ini.....
3. Aku masih belum paham mengenai materi:.........
4. Inilah ekspresi saya hari ini :..........
Rangkuman
1.Puisi merupakan salah satu bentuk karya sastra yang menggunakan kata- kata, irama, dan rima sebagai media penyampaian untuk mengekspresikan perasaan dan pemikiran penyair.
2. Ciri-ciri puisi antara lain; memiliki baris, bait, irama, dan rima
3. Unsur –unsur pembangun puisi antara lain; tema, diksi, irama dan rima, dan amanat
4. Jenis-jenis makna puisi; makna lugas dan makna kias
5. Langkah-langkah menentukan amanat dari sebuah puisi :
ü
Membaca puisi secara berulang-ulang
ü
Mengartikan kata-kata yang sulit dimengerti
ü
Merangkai kata-kata menjadi
sebuah kalimat yang runtut
6. Jenis-jenis majas (gaya bahasa) dalam sebuah puisi:
ü
Personifikasi
ü
Metafora
ü
Pengulangan
ü
Hiperbola
ü
Litotes
ü
Ironi
Latihan Soal
A. Pilihan
Ganda
Berilah tanda (x) pada huruf A, B, C atau D didepan jawaban yang benar!
1. Sikap yang perlu diterapkan untuk mewujudkan cita-cita adala….
A. Putus asa
B. Pantang menyerah dan rajin belajar
C. Tidak disiplin
D. Malas
2. Sikap yang harus dimiliki
dalam menghadapi teman yang berbeda
suku adalah…..
A. Menutup diri dari teman berbeda suku
B. Membatasi diri dari teman berbeda suku
C. Tetap bergaul dengan teman yang berbeda suku
D. Tidak ingin terpengaruh dengan budaya suku lain
(Untuk soal nomor 3 dan 4, bacalah puisi dibawah ini!)
Aku tak bisa mengulang waktuku
Tapi aku bisa menggenggamnya
Merencanakan hal-hal yang baru
Dari sekarang hingga esokan tiba
Bersama dengan sang waktu
Aku pasti bisa meraih mimpi
Melewati
masa-masa sulit ku
Dan menari-nari dengan senang hati Aku akan menaklukan waktu
Untuk sebuah cita-cita
Meninggalkan cerita kenangan bersamamu
Menuju kehidupan yang sesungguhnya
Memeluk manis masa depanku
Merapaki jalan yang penuh
rintangan
3. Tema dalam puisi diatas adalah…..
A. Mimpi
B. Cita-cita
C. Rintangan
D. Waktu
4. Penyajian tinggi rendahnya irama puisi dengan memperhatikan jenis-jenis tekanan dalam membaca puisi
adalah….
A. Irama
B. Ekspresi
C. Pelafalan
D. Volume
5. Bacalah Puisi dibawah ini
“Sekolah Nan Indah”
Kupandangi sekolahku yang indah menawan Lama kupandangi tak terasa
Disitu aku belajar
Disitu aku mendapatkan ilmu Banyak guru isinya
Guru yang bermutu Guru yangmemberi ilmu Untuk bekal muridnanti
Terimakasih sekolah dan guruku
Kau sangat berjasa kepadaku
Tanpamu aku takan tau tentang dunia ini Terimakasih sekolahku nan indah
Dari puisi diatas, tema dari puisi tersebut adalah…..
A. Guru
B. Sekolah
C. Murid
D. Ilmu
6. Jumlah bait dalam puisi “Sekolahku Nan Indah” adalah….
A. 5
B. 4
C. 3
D. 2
7. Kesan yang ditangkap pembaca atau penengar setelah membaca atau mendengar pembacaan puisi merupakan…..
A. Amanat puisi
B. Diksi puisi
C. Tema puisi
D. Bait puisi
8. Bacalah puisi dibawah ini !
Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
Guruku…
Tanpamu
apa jadinya aku Aku dapat membaca, menulis,
Dan mendapat
segala pengetahuan darimu Dari dulu hingga sekarang
Engkaulah yang mengajariku Aku membuatmu marah Engkau memaafkanku
Aku berterimakasih padamu
Engkau adalah pahlawan tanpa tanda jasa Jasamu akan kukenang
Sampai akhir hayat nanti
Dari puisi diatas, makna puisi tersebut
adalah…..
A.
Guru mengajarkan kesabaran
B.
Guru merupakan pahlawan
tanpa tanda jasa bagi muridnya
C. Guru mengajarkan pengetahuan
D. Pahlawan Indonesia adalah guru
9. Tapi kini..
Ia telah tiada
Ia pindah ke kota
Tanpa mengucapkan sepata kata
Maksud penggalan puisi diatas adalah….
A. Ia telah lama meninggal
B. Ia pergi tanpa pamit terlebih
dahulu
C. Ia minggat
karena tidak bisa bicara
D. Ia pindah kota untuk mengikuti
orang tuanya
10. Berikut ini yang bukan merupakan faktor non kebahasaan (ekspresi) dalam membaca puisi adalah........
A. Sikap
B. Gerak-gerik
C. Volume
D. Pelafalan
Bacalah Kutipa
Puisi Berikut! Judul :
Menyesal
Pagiku hilang
sudah melayang Hari mudaku
sudah pergi
Sekarang petang datang membayang Batang usiaku sudah tinggi
Aku lalai di hari pagi Beta lengah dimasa muda Kini hidup meracuni hati Miskin ilmu miskin harta
11. Kata petang pada larik ketiga puisi tersebut mempunyai makna lambang….
A.
Waktu sore hari
B.Kehidupan malam
C.Suasana senja
D.
Masa tua
E.
Perasaan manusia
A. Seseorang yang lengah dipagi hari sehingga hidupnya sangat menderita
di usia muda
B. Seseorang
yang menderita hidupnya karena tidak memiliki ilmu dan harta
C. Seseorang
yang miskin harta dan miskin ilmu
pada masa tua karena ia lupa waktu
D. Seseorang yang telah menyia-nyiakan masa mudanya dalam menuntut ilmu sehingga hidupnya menderita di hari
A.
Hilang dan melayang
B.Pagiku dan
melayang
C.Sudah dan melayang
D.
Pagiku dan tinggi
14. Majas personifikasi dalam puisi di atas terdapat dalam baris….
A. 1 dan 2
B. 2 dan 3
C. 3 dan 4
D. 1 dan 4
Bacalah puisi berikut!
Alamku ini
Awan bergerak
Seiring waktuku yang kerontang
Angina berdiri
menepi
Sejenak beri kesejukan Kuda berlari terkikik Tinggal jejak kaki
Di antara rumputan misteri Alamku ini memang begini
Dapat dipastikan perubahan yang terhenti
15. Makna kias kering
kerontang pada bait puisi di atas adalah…..
A.
Penyesalan
B.Kesunyian
C.Keputusasaan
D.
Penderitaan
E.
Kekecewaan
B. Isian
1. Apa yang dimaksud puisi?
2.
Sebutkan ciri-ciri puisi
!
3. Jelaskan apa yang dimaksud
denga makna lugas dan makna kias dalam sebuah puisi?
4. Sebutkan langkah-langkah dalam menentukan amanat
sebuah puisi!
5. Jelaskan
apa yang dimaksudkan dengan majas personifikasi! Berikan 2 contoh!
K
Kunci Jawaban
I. Pilihan Ganda
1. B
2.
C
3.
B
4. A
5. B
6.
C
7. A
8. B
9. B
10.D
11.C
12.D
13.A
14.D
15.C
I. Isian
1. Puisi
adalah salah satu bentuk karya sastra yang menggunakan kata- kata, irama dan
rima sebagai media penyampaian untuk mengekspresikan perasaan dan pemikiran
penyair, menciptakan ilusi dan imajinasi serta dapat diubah dalam bentuk bahasa
yang memiliki kesan yang mendalam.
2. Ciri-ciri puisi
·
Memiliki baris
·
Memiliki rima
· Meiliki irama
3. Makna
lugas adalah makna sebenarnya yang disampaikan secara jelas sedangkan makna
kias adalah makna yang melambangkan sesuatu, ditujukan untuk membangun
imajinasi.
4. Langkah-langkah menemukan amanat dalam sebuah puisi adalah:
·
Membaca puisi secara
berulang-ulang
·
Mengartikan kata-kata yang sulit dimengerti
·
Merangkai kata-kata menjadi
sebuah kalimat yang runtut
5. Majas
personifikasi adalah gaya bahasa yang menjadikan benda mati seolah-olah
bertindak layaknya manusia. Contohnya
·
Diary ini membuka
kenangan
·
Ombak datang dengan cara yang paling indah
DAFTAR PUSTAKA
https://sdnegeri112230aekgoti.sch.id/informasi/detail/berita/rangkuman-materi- tematik-kelas-4-tema-6-sub-tema-1
https://id.scribd.com/document/427945918/Bahasa-Indonesia-Modul-5-Katakan- Dengan-Puisi

Komentar
Posting Komentar